“Every question your children ask is your opportunity to given them a lifelong gift which they can use it forever.” -Prabakaran Thirumalai

Sebagai orang tua, mungkin anda familiar dengan kata “Kenapa..?” dari anak anda. Faktanya, memang anak-anak secara alami ingin tahu tentang bagaimana dunia bekerja, yang berarti mereka akan banyak bertanya tentang banyak hal.

Anak anda  sering bertanya untuk alasan yang sama dengan anda ketika bertanya, yakni untuk mendapatkan informasi tentang dunia yang tidak dia pahami. Pada usia kecil, anak prasekolah, otak mereka berkembang pesat dan mereka secara tidak sadar akan mencoba untuk menghubungkan titik-titik di dunia mereka yang selalu baru dan menarik.

Ada juga saat dimana mungkin anak anda tidak benar-benar ingin mengetahui semua jawaban atas pertanyaannya. Namun, disini mereka ingin memberi tahu bahwa perkataan anda adalah sesuatu yang mereka rasa menarik. Ketika mereka bertanya, hal ini menandakan bahwa mereka ingin menjelajahi tentang topik itu dan membicarakannya dengan anda.

Terkadang, bahkan mereka mengajukan pertanyaan berulang setiap harinya. Beberapa pertanyaan lebih mudah dijawab daripada yang lain, dan tidak ada cara yang tepat untuk menjawabnya.

Tetapi tentu saja, anda tidak selalu memiliki jawabannya. Dan mendengarkan “mengapa” berulang kali memang membuat anda kurang meresponi jawaban anak. Tetapi, sudah seharusnya anda sebagai orang tua untuk merespon pertanyaan mereka dengan baik. Karena ini merupakan satu tanda bahwa anak berkembang.

Jadi, bagaimana anda sebagai orang tua mampu meresponi setiap pertanyaan yang anak anda berikan?

Satu strategi yang dapat anda lakukan selain menempatkan diri anda untuk menjawab pertanyaan mengapa adalah dengan menjadi orang yang mempertanyaan peranyaan mengapa. Misalnya, ketika anak anda bertanya mengapa dia perlu menyikat gigi, anda bisa bertanya Kembali kepadanya mengapa menurut mereka menyikat gigi sebelum tidur itu baik.

Jenis pertanyaan terbuka seperti ini memungkinkan anak untuk berpikir kritis, yang merupakan dasar pembelajaran. Setelah mendengarkan jawaban mereka, anda bisa meresponi jawaban mereka dan memberitahukan jawabannya.

Jika anak anda sedikit lebih besar, anda dapat bertanya apakah mereka ingin mencari tahu jawabannya bersama anda. Mencari tahu jawaban Bersama anak dapat membuat mereka lebih percaya diri dengan kemampuannya.

Ada saat ketika anda tidak tahu jawaban dari sebuah pertanyaan anak anda. Hal ini merupakan hal yang wajar dan anda boleh mengatakan tidak tahu. Mengakui bahwa anda tidak memiliki semua jawaban sepanjang waktu dapat menunjukkan kepada anak bahwa upaya untuk menjawab pertanyaan “mengapa” tidak pernah berakhir.

Namun, anda harus tetap menjawab pertanyaan ini. Anda mungkin bisa mengatakan: “Pertanyaan yang bagus, nak. Mama sendiri masih berpikir tentang jawabannya. Kita akan mendiskusikan hal ini lebih lanjut ketika mama sudah mendapatkan jawabannya ya!” Dengan hal ini, anak paham bahwa tidak semua pertanyaan mudah dijawab, tetapi mereka tetap puas dengan respon anda dan tidak berhenti bertanya kepada anda.

Anak memiliki ingatan yang kuat dan panjang. Hal ini berarti mereka cenderung tidak lupa ketika ibu atau ayah mengatakan mereka akan mendiskusikan pertanyaan nanti atau mencari jawaban.

Jika anda menggunakan strategi ini, pastikan anda siap untuk menindaklanjutinya. Artinya, ketika anda menunda menjawab, anda siap untuk berdiskusi nanti. Atau ketika anda mengatakan akan mencari informasi dengan anak anda, bersiaplah untuk melakukannya juga.

Namun, mungkin ada baiknya untuk memiliki beberapa pedoman umum tentang bagaimana anda akan menangani pertanyaan nanti. Jika tidak, anda bisa dibombardir lagi dengan pertanyaan ketika Anda terlalu lelah atau sibuk untuk menjawabnya.

Contohnya, anda bisa menyisihkan waktu tertentu untuk berdiskusi setelah makan malam. Anda dapat meminta anak anda membantu membersihkan setelah makan malam bersama anda, dan selama pembersihan, anda dapat mengajaknya untuk berdiskusi.

Jika anda memiliki lebih dari satu anak, anak dengan pertanyaan yang belum terjawab adalah orang yang membantu dalam pembersihan. Keuntungan tambahan dari teknik ini adalah bahwa anak mungkin melihat waktu bersih sebagai waktu untuk berbagi dengan orang tua mereka daripada waktu tugas yang membosankan.

Pertanyaan yang tidak dapat anda jawab karena Anda tidak tahu jawabannya perlu ditangani secara berbeda. Bagaimanapun, bukan hanya waktu atau kelelahan yang menjadi masalah. Itu adalah kurangnya pengetahuan. Oleh sebab itu, perlu untuk kita menerapkan strategi yang tepat untuk pertanyaan yang lebih menantang dari anak kita.

November 14, 2020

Check out other Versions of this Article!
Check out other Versions of this Article!
Welcome to friscaonora.com
Enter your email to sign in or sign up.
or
By clicking a ‘Continue with’ button above, I accept the Terms of Use and I acknowledge that I have read and understand the Privacy Policy.
Forget Your Password?

Most Popular

Newest

Alphabetical

Price (high-low)

Single Use

Apparel

Drinkware

Accessories

Single-Use Alternatives
Phone Case #DearParents
20
5/5
Rp54.500
Rp38.150
Stasher Reusable #DearParents
240
3.7/5
Rp14.500
Rp13.050
Reusable Shopping Bag #DearParents
120
3.5/5
Rp12.000
FinalStraw Collapsible Travel Straw 2.0 #DearParents
52
3.5/5
Rp84.000
Rp42.000
Apparel
Blue T-shirt #DearParents
2
2.5/5
Rp100.000
Rp75.000
Grey T-shirt #DearParents
5
5/5
Rp100.000
Classic Trucker Hat - Large #DearParents
2
1/5
Rp200.000
Rp50.000
Face Mask 2 Pack #DearParents
264
4.5/5
Rp14.000
Rp13.300