Sudah menjadi natur bagi orang tua untuk senang saat melihat anaknya senang. Salah satu hal yang sering menjadi sarana untuk menyalurkan rasa sayang orang tua kepada anak adalah dengan pemberian hadiah.

Orang tua suka memberikan hadiah kepada anak-anak. Misalnya, ketika mereka melakukan hal baik atau hadiah liburan sekolah. Tetapi, apa yang terjadi jika mereka memberi terlalu banyak?

Menurut Sean Grover dalam bukunya When Kids Call The Shots, terlalu memanjakan anak-anak adalah kesalahan umum dalam mengasuh anak. Memberikan terlalu banyak hadiah dapat mengubah anak-anak menjadi penindas.

Maksud dari kata penindas disini adalah mereka menjadi tidak pernah merasa puas — tidak peduli berapa banyak yang mereka sudah dapatkan dari anda sebagai orang tua. Banyak orang tua yang suka membelikan hadiah malah menyesali keputusannya karena anak sering menunjukkan tanda-tanda masalah perilaku. Sebelum hal ini terjadi, pertimbangkanlah 2 dampak negatif pemberian hadiah berlebihan ini:

1) Meningkatkan perilaku merusak.

Anak-anak yang sering mendapatkan hadiah memiliki kecenderungan yang negatif pada aspek sosial dan emosional. Mereka menjadikan hadiah sebagai sebuah keharusan. Memang, mendapatkan hadiah membawa kebahagiaan — tetapi kebahagiaan yang diberikan hanya bersifat sementara. Bahkan, itu memberikan efek untuk mendapatkan lebih dan lebih lagi.

Faktanya, anak-anak yang memiliki sedikit harta benda juga memiliki lebih sedikit masalah perilaku. Sebaliknya, mereka menunjukkan lebih banyak ketahanan dalam menghadapi rintangan daripada anak-anak dengan orang tua yang terlalu memanjakan dengan berbagai barang mewah dan lengkap.

2) Menciptakan kebahagiaan anak-anak yang sementara.

Pemberian hadiah yang terlalu banyak akan membuat anak-anak semakin lama semakin mengurangi apresiasi mereka terhadap barang yang mereka inginkan. Ketika seorang anak tahu bahwa dia dapat dengan leluasa meminta hadiah dari orang tua, mereka akan dengan mudahnya meminta.

Ketika permintaan mereka selalu orang tua berikan, itu akan menyebabkan mereka memiliki kebahagian yang bersifat jangka pendek. “Orang tua saya pasti akan memberikan saya barang ini.” “Saya sudah bosan dengan yang ini, saya mau barang baru lagi.”. Jika anda terbiasa memberikan hadiah, pemikiran seperti inilah yang anda ciptakan dalam pemikiran anak anda.

Untuk itu, anda sebagai orang tua harus berhati-hati dalam pemberian hadiah, terutama hadiah dalam bentuk benda atau jalan-jalan. Anda bisa memanfaatkan pemberian hadiah ke arah yang lebih baik, yaitu untuk memotivasi anak. Bagaimana caranya?

  • Memberikan hadiah ketika anak telah berhasil melakukan hal yang menjadi tujuan. Misalnya, sudah mampu bangun pagi selama 10 hari berturut-turut kemudian. Hal ini bertujuan agar setelah hadiah berikan, anak anda tetap melakukan hal tersebut karena telah menjadi kebiasaan.
  • Mengurangi pemberian hadiah dalam bentuk materi. Ini dapat membuatnya menjadi ketergantungan dengan hadiah saat ingin mencapai sesuatu. Anda bisa memberikan hadiah bukan dalam bentuk materi untuk memotivasi anak, contohnya lewat quality time atau pujian secara langsung.
  • Memilih hadiah materi yang benar-benar anak suka. Berikan juga bentuk hadiah materi yang berbeda di setiap kesempatan agar daya tarik anak terhadap hadiah tersebut tetap besar.
  • Memberikan pujian dan perhatian harus diberikan bersama dengan atau tanpa hadiah yang berbentuk materi. Kedua hal tersebut dapat membuat hubungan anda sebagai orang tua dan anak semakin dekat dan saling memahami satu dengan yang lain.

Pemberian hadiah itu dapat menjadi hal yang baik dan menyenangkan ketika kita sebagai orang tua mampu menempatkan peran hadiah dalam memotivasi anak ke arah yang lebih baik. Dari semua hal ini, kehadiran anda sebagai orang tua merupakan hadiah terbesar yang dapat anda berikan bagi anak anda.

November 14, 2020

Check out other Versions of this Article!
Check out other Versions of this Article!
Welcome to friscaonora.com
Enter your email to sign in or sign up.
or
By clicking a ‘Continue with’ button above, I accept the Terms of Use and I acknowledge that I have read and understand the Privacy Policy.
Forget Your Password?

Most Popular

Newest

Alphabetical

Price (high-low)

Single Use

Apparel

Drinkware

Accessories

Single-Use Alternatives
Phone Case #DearParents
20
5/5
Rp54.500
Rp38.150
Stasher Reusable #DearParents
240
3.7/5
Rp14.500
Rp13.050
Reusable Shopping Bag #DearParents
120
3.5/5
Rp12.000
FinalStraw Collapsible Travel Straw 2.0 #DearParents
52
3.5/5
Rp84.000
Rp42.000
Apparel
Blue T-shirt #DearParents
2
2.5/5
Rp100.000
Rp75.000
Grey T-shirt #DearParents
5
5/5
Rp100.000
Classic Trucker Hat - Large #DearParents
2
1/5
Rp200.000
Rp50.000
Face Mask 2 Pack #DearParents
264
4.5/5
Rp14.000
Rp13.300