“Imagination is more important than knowledge. For knowledge is limited, whereas imagination embraces the entire world, stimulating progress, giving birth to evolution.” – Albert Einstein

Setiap anak lahir dengan imajinasi. Anak dan imajinasinya merupakan hal yang tidak terpisahkan. Ada orang tua yang berusaha untuk membangun imajinasi anak dan bersukacita melihat pemikiran dan tindakan kreatif mereka. Namun, ada juga orang tua (dengan sengaja atau tidak sadar) menahan imajinasi anak, mungkin khawatir jikalau kedepannya anak tidak mampu membedakan mana khayalan dan mana yang nyata.

Kebanyakan anak di atas umur tiga tahun sudah mampu mengetahui bahwa sapi ungu tidak benar-benar ada. Tetapi mereka menikmati kesempatan untuk berimajinasi dan berpikir kreatif. Sebagai orang tua, membiarkan anak menggunakan imajinasi akan memberikan banyak manfaat dalam perkembangannya.

Susan Engel seorang psikolog yang menulis buku “Real Kids: Creating Meaning in Everyday Lives” menemukan bahwa anak usia dua keatas sebenarnya sudah mampu memahami perbedaan antara nyata dan imajinasi. Tetapi, saat waktu bermain, mereka akan melupakan perbedaan itu dan tidak membedakan antara yang terjadi dalam kehidupan nyata dan hanya imajinasi.

Permainan dan kegiatan yang melibatkan imajinasi dan kreativitas adalah cara bagaimana sang anak belajar tentang dunia. Dalam menggunakan imajinasi, anak akan memanipulasi materi, mengekspresikan diri secara verbal maupun non-verbal, merencanakan (sengaja atau tidak sengaja), bertindak, berinteraksi, dan mencoba peran yang belum pernah dicoba.

Imajinasi anak membantu perkembangan kognitif dan sosial mereka. Impian setiap orang tua adalah mendorong anak untuk mencapai potensi intelektual dan sosial yang tinggi dan stabil. Dalam pendidikan anak usia dini, keterampilan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan kreatif merupakan tujuan perkembangan anak.

Imajinasi dan kreativitas juga merupakan keterampilan yang dibutuhkan anak-anak kita saat mereka bergabung dengan dunia kerja di masa depan. Berikut beberapa hal yang dapat anda lakukan sebagai orang tua untuk melatih imajinasi anak.

  • Melakukan banyak aktivitas di luar ruangan.

Manfaat alam untuk perkembangan anak tidak terbatas. Alam memberikan kesempatan yang banyak bagi anak untuk mendapatkan penemuan, kreativitas, dan pemecahan masalah. Alam menginspirasi anak untuk berpikir, mempertanyakan, dan membuat anggaran yang membantu mereka meningkatkan imajnasi yang membawa kepada bagaimana dia menyelesaikan masalah yang dia temukan.

Contoh kegiatan yang dapat anak lakukan di luar untuk meningkatkan imajinasi adalah dengan menggambar di pasir, membuat desain dengan ranting, membangun benteng dengan cabang, atau hanya berbaring di tanah dan melihat ke langit.

  • Menciptakan skenario.

Ketika anak menciptakan scenario dari pikiran mereka, mereka akan mencoba banyak peran yang berbeda dan mengatur pikirannya sambil mengembangkan keterampilan sosial dan verbal. Bantu dan dorong anak anda untuk bermain rumah-rumahan, dokter, kebun binatang, pertanian, stasiun luar angkasa, dll. Bergabunglah dalam permainan imajinatif mereka dengan mengambil peran.

Anda harus membiarkan anak memimpin waktu bermain kalian bersama. Jika anak menyukai pahlawan super, pikirkan kekuatan yang mungkin diinginkan anak sebagai perasaan kekuatan supernya sendiri.

  • Melakukan aktivitas verbal.

Lakukan aktivitas interaktif verbal yang dapat menginspirasi dan memelihara pikiran kreatif. Contohnya belajar membuat cerita bersama. Aktivitas ini akan membangun kosakata dan membantu anak belajar fonik.

  • Mendorong aktivitas seni.

Seni adalah ekspresi kreatif yang memelihara imajinasi. Melalui gambar, alat musik, atau media lain, seni akan menjadi sarana bagi anak untuk menyalurkan emosi, membuat keputusan, serta mengekspresikan ide. Ketika anak dapat memanipulasi bahan seni, ini akan memberikan rasa kebebasan kepada mereka namun tetap mendorong fokus dan konsentrasi.

Selain itu, aktivitas seni dapat membangun rasa percaya diri karena anak-anak memperoleh rasa penguasaan atas materi sehingga menghasilkan kreasi baru.

  • Memberikan aktivitas literasi.

Jadikan waktu membaca berkesan dengan menciptakan diskusi yang menarik menggunakan imajinasi bersama anak. Anda bisa membuatnya menarik dengan membuat cerita sendiri bersama anak.

  • Mengajukan pertanyaan terbuka dan menggugah pikiran.

Mengajukan pertanyaan yang memancing pemikiran imajinatif dan kreatif adalah cara yang efektif untuk mengajak anak mengekspresikan ide-idenya dan membagikan visinya. Saat melakukan hal ini, secara tidak langsung anda menanamkan pesan kepada anak anda bahwa idenya berharga dan patut untuk didengarkan. Contohnya dengan memberikan pertanyaan seperti: “Menurutmu apa yang akan terjadi jika….?” “Apa bedanya anjing dan kucing?” “Apa cara lain untuk melakukan ini?”

  • Membatasi waktu layar bersama gawai (televisi, film, komputer, tablet, ponsel pintar, dll.).

Memelihara imajinasi dan menjadi orang tua di era digital merupakan hal yang sulit. Namun, perlu kita ketahui bahwa banyaknya aktivitas pada layar akan menurunkan pemikiran kreatif anak untuk mengeksplorasi dunia disekitarnya. Oleh sebab itu penting bagi kita sebagai orang tua untuk memberikan Batasan saat anda sudah mengizinkan anak beraktivitas menggunakan layar.

Masa anak-anak merupakan masa memelihara imajinasi dan berpikir kreatif. Berikan dorongan-dorongan bagi anak anda selagi masih kecil untuk mengembangkan kekreativitasan mereka dalam berpikir dan mengambil tindakan di dalam menjalani kehidupannya.

November 14, 2020

Check out other Versions of this Article!
Check out other Versions of this Article!
Setiap anak itu berbeda dan unik. Mereka berkembang secara berbeda sehingga membutuhkan jenis dukungan yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan diri masing-masing. Pelajari artikel ini lebih lanjut untuk memahami perbedaan setiap anak anda.
Welcome to friscaonora.com
Enter your email to sign in or sign up.
or
By clicking a ‘Continue with’ button above, I accept the Terms of Use and I acknowledge that I have read and understand the Privacy Policy.
Forget Your Password?

Most Popular

Newest

Alphabetical

Price (high-low)

Single Use

Apparel

Drinkware

Accessories

Single-Use Alternatives
Phone Case #DearParents
20
5/5
Rp54.500
Rp38.150
Stasher Reusable #DearParents
240
3.7/5
Rp14.500
Rp13.050
Reusable Shopping Bag #DearParents
120
3.5/5
Rp12.000
FinalStraw Collapsible Travel Straw 2.0 #DearParents
52
3.5/5
Rp84.000
Rp42.000
Apparel
Blue T-shirt #DearParents
2
2.5/5
Rp100.000
Rp75.000
Grey T-shirt #DearParents
5
5/5
Rp100.000
Classic Trucker Hat - Large #DearParents
2
1/5
Rp200.000
Rp50.000
Face Mask 2 Pack #DearParents
264
4.5/5
Rp14.000
Rp13.300