Hampir semua hal yang diciptakan oleh manusia di dunia ini merupakan hasil atau penemuan yang seorang insinyur atau teknisi (engineer). Keterampilan seorang insinyur dapat berguna di banyak sektor mulai dari manufaktur, infrastruktur, komputer, dan industri lainnya.

Pembelajaran dalam pendidikan insinyur mengajarkan anak mengembangkan keterampilan pemecahan masalah, berkolaborasi dengan orang lain, mengkomunikasikan kebutuhan manusia, dan bertahan melalui kegagalan.

Setelah mengetahui fakta di atas, sebagai orang orang tua tentu saja anda menginginkan keterampilan insinyur pada anak anda. Untuk itulah mempelajari hal-hal tentang teknik bagi anak akan menjadi keterampilan yang sangat berguna bagi masa depan mereka.

Pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah “Saya harus memulai darimana?” Apalagi jika anda bukan lulusan teknik. Pasti anda merasa akan cukup kesulitan untuk mengajarkan hal yang anda tidak kuasai. Melalui teknologi dan eksplorasi, semua orang mendapatkan kesempatan untuk memaparkan pembelajaran teknik. Anak juga tidak perlu menunggu hingga dewasa untuk menjelajahi teknik untuk membangun keterampilan ini. Anda bisa menuntun mereka melatih keterampilan ini melalui lima cara  agar anak secara aktif dapat mulai belajar dan berpikir seperti seorang insinyur.

  1. Menjelaskan Tentang Teknik (engineering)

Beri tahu mereka apa itu teknik. Kata “engineering” adalah istilah yang luas dan mencakup berbagai jalur karir dan keterampilan. Jika anak belum pernah mendapatkan penjelasan yang mudah dan jelas akan konsep ini, anda harus mulai menjelaskan agar mereka mendapatkan landasan yang kuat tentang teknik. Anda dapat memulai pembelajaran tentang konsep ini dengan memperhatikan beberapa konsep di bawah ini:

  • Insinyur adalah seseorang yang merancang, membangun, atau memelihara mesin, struktur, dan bahkan lingkungan. Mereka membantu menciptakan segala sesuatu di sekitar kita.
  • Belajar dari video YouTube agar lebih menarik. Jika anak anda mahir berbahasa Inggris, anda bisa menunjukkan video dari Crash Course Kids: “What’s An Engineer?”.
  • Memikirkan objek yang ada di sekitar anda dan anak. Kemudian diskusikan bersama anak bagaimana seorang insinyur membantu merancang dan membuatnya.
  1. Beragam Jenis Insinyur

Anda juga perlu menjelaskan bahwa ada banyak jenis insinyur/ teknisi. Anda bisa mulai bertukar pikiran dengan anak dengan menanyakan kepada mereka contoh-contoh pekerjaan insinyur. Beritahu anak jenis-jenis insinyur yang tepat jika mereka tidak dapat menemukannya. Beberapa jenis insinyur meliputi: Insinyur Struktural, Insinyur Sipil, Insinyur Listrik, Insinyur Mekanik, Insinyur Manufaktur, Insinyur Sistem, dan masih banyak lagi.

  1. Berpikir Seperti Seorang Insinyur

Para insinyur memikirkan langkah demi langkah untuk memecahkan masalah yang mereka temukan. Oleh sebab itu, anda harus membantu anak untuk membangun cara berpikir seperti insinyur. Cara berpikir bahwa setiap masalah memiliki dan membutuhkan penyelesaian. Contohnya ketika anak-anak anda berkelahi satu dengan yang lain. Dalam situasi ini, anda bisa mengajarkan mereka untuk melatih pola berpikir insinyur. Katakan kepada mereka untuk mencari tahu apa hal yang menjadi masalah sehingga mereka berkelahi. Kemudian, minta mereka untuk memikirkan solusi seperti apa yang dapat membantu mereka keluar dari perkelahian dan saling menguntungkan satu dengan yang lain. Membantu anak tentang konsep ini dapat membuat mereka paham cara berpikir seorang insinyur yang cenderung memecahkan masalah bukan menghindari.

  1. Melihat Minat Anak dalam Topik Tertentu

Cari tahu topik apa yang anak suka untuk mereka pelajari. Apa pun konsep yang menarik perhatian anak anda, itu akan membantu mereka meningkatkan keterampilan sebagai seorang insinyur. Mulai dengan menanyakan kepada anak apa yang mereka sukai saat ini. Selanjutnya, hubungkan hal yang mereka sukai dengan pekerjaan insinyur. Anda bisa menghubungkannya dengan mencari jawaban dair pertanyaan-pertanyaan ini bersama anak: “Bagaimana topik ini berhubungan dengan insinyur?” “Apakah seorang insinyur membuat itu atau membantu memecahkan topik itu?”.

  1. Latihan: Membuat Mini-Proyek bagi Anak

Luangkan waktu anda untuk membuat mini proyek bersama anak. Pikirkan hal-hal yang anda dapat bentuk dan ciptakan bersama. Misalnya, membuat permainan roller coaster, bermain LEGO untuk membentuk sesuatu, dan lain sebagainya. Melatih anak membuat proyek atau sesuatu dari nol dapat mengasah keterampilan insinyur mereka untuk menciptakan sesuatu.

Hal lain yang dapat membantu mengasah keterampilan anak adalah dengan mengajarkan anak memiliki keinginan untuk mengeksplorasi. Ajarkan hal ini dimulai dari mengeksplorasi barang-barang yang ada di sekitarnya. Apa yang mereka bisa lakukan atau ciptakan dari barang di sekitarnya. Banyak ide bagus yang sebenarnya datang dari pemikiran kreatif anak, jadi berikan mereka kesempatan untuk mencoba berpikir kreatif.

November 14, 2020

Check out other Versions of this Article!
Check out other Versions of this Article!
Bagaimana perkelahian orang tua dapat mempengaruhi perkembangan sang anak? Artikel ini memuat 4 contoh dampak negatif yang muncul dari perkelahian orang tua bagi anak sehingga anda bisa melihat dampaknya dan menghindari untuk melakukannya di depan anak anda.
Welcome to friscaonora.com
Enter your email to sign in or sign up.
or
By clicking a ‘Continue with’ button above, I accept the Terms of Use and I acknowledge that I have read and understand the Privacy Policy.
Forget Your Password?

Most Popular

Newest

Alphabetical

Price (high-low)

Single Use

Apparel

Drinkware

Accessories

Single-Use Alternatives
Phone Case #DearParents
20
5/5
Rp54.500
Rp38.150
Stasher Reusable #DearParents
240
3.7/5
Rp14.500
Rp13.050
Reusable Shopping Bag #DearParents
120
3.5/5
Rp12.000
FinalStraw Collapsible Travel Straw 2.0 #DearParents
52
3.5/5
Rp84.000
Rp42.000
Apparel
Blue T-shirt #DearParents
2
2.5/5
Rp100.000
Rp75.000
Grey T-shirt #DearParents
5
5/5
Rp100.000
Classic Trucker Hat - Large #DearParents
2
1/5
Rp200.000
Rp50.000
Face Mask 2 Pack #DearParents
264
4.5/5
Rp14.000
Rp13.300