“To raise a child to be independent, strong, and confident is the greatest success we can be proud as adults.” – Anonymous

Kepercayaan diri berasal dari diri masing-masing orang. Anak mengembangkan kepercayaan diri bukan karena keluarga dan teman memuji mereka, tetapi karena prestasi mereka. Sebagai guru, penulis melihat banyak anak datang ke sekolah dengan percaya diri ketika mereka belajar, menyelesaikan tugas, dan berhasil mengerjakan sesuatu yang diberikan.

Orang tua adalah salah satu faktor yang mampu membangun anak memiliki kepercayaan diri. Anak yang tumbuh dengan kepercayaan diri akan yakin pada diri mereka dan mampu menghadapi tantangan baru tanpa terhalangi oleh rasa takut. Ini merupakan faktor yang penting bagi anak untuk menikmati kehidupan yang bahagia dan memuaskan.

Meskipun setiap anak berbeda, ada 7 hal yang dapat anda lakukan untuk membangun kepercayaan diri anak anda.

  1. Membantu anak belajar melakukan sesuatu. Di setiap usia, ada hal-hal baru yang akan anak pelajari. Seiring pertumbuhan anak, mereka akan belajar mengerjakan banyak hal seperti cara berpakaian, membaca, atau bersepeda. Anda dapat membantu anak dalam proses mempelajari hal-hal baru ini. Disini anda akan memberikan peluang bagi anak untuk meningkatkan harga diri.
  2. Memberikan contoh saat mengajarkan anak. Ketika memperkenalkan hal baru dan mengajarkan anak melakukan suatu hal yang baru, berikan mereka contoh di awal. Kemudian biarkan mereka melakukan apa yang mereka bisa, bahkan jika mereka membuat kesalahan. Pastikan anak anda mendapat kesempatan untuk belajar, mencoba, dan merasa bangga.
  3. Memberikan pujian dengan bijak. Memberikan pujian kepada anak itu merupakan hal yang baik. Pujian merupakan cara untuk menunjukkan bahwa anda bangga terhadap pencapaian mereka, kecil atau besar. Namun, beberapa cara memuji anak ternyata bisa menjadi bumerang. Berikut cara melakukannya dengan benar:
    • Pujian yang realistis. Pujian yang terasa berlebihan justru tidak benar. Misalnya, memberi tahu seorang anak bahwa dia memainkan permainan yang bagus ketika dia tahu dia tidak merasa hampa dan palsu. Lebih baik mengatakan, “Aku tahu itu bukan permainan terbaikmu, tapi kita semua punya hari libur. Aku bangga padamu karena tidak menyerah.”
    • Memuji usaha. Hindari memfokuskan pujian hanya pada hasil (seperti mendapatkan nilai A) atau kualitas tetap (seperti menjadi pintar atau atletis). Berikan pujian anda untuk usaha, kemajuan, dan sikap anak. Dengan pujian seperti ini, anak akan berusaha keras, bekerja menuju tujuan, dan mencoba
  1. Menjadi panutan yang baik. Saat anda berusaha melakukan tugas sehari-hari seperti menyiapkan makanan dan membersihkan rumah, anda dapat memberikan contoh yang baik. Anak akan belajar untuk berusaha melakukan sesuatu dengan baik ketika melihat contoh yang baik dari orang tuanya. Ketika anda melakukan tugas dengan riang tanpa mengeluh, anda mengajari anak untuk melakukan hal yang sama.
  2. Menunjukkan cara menghargai dan mencintai diri. Sebelum mengajarkan hal ini, anda harus terlebih dahulu mencintai diri sendiri sebelum dapat mengajari anak. Anda dapat mencontohkan perilaku ini dengan memberi penghargaan dan pujian pada diri sendiri saat anda melakukannya dengan baik. Ketika anda mendapat promosi di tempat kerja, anda dapat merayakan kesuksesan anda bersama anak. Selagi melakukan perayaan, anda dapat mengingatkan anak tentang keterampilan yang dia miliki dan bagaimana mereka dapat dikembangkan dan digunakan.
  3. Mendukung minat dan bakat anak. Setiap anak pasti akan unggul dalam sesuatu. Sebagai orang tua, hormati dan dorong minat anak anda, bahkan ketika anda merasa minat mereka tidak begitu menarik. Berikan pujian pada anak anda ketika mereka mencapai sesuatu dalam pencarian mereka yang mulai berkembang. Jika bakat anak anda adalah bermain gitar di sebuah band, dukung minatnya, selama tidak mengganggu tanggung jawab seperti tugas sekolah.
  4. Mendorong anak melakukan aktivitas fisik. Olahraga membantu anak menumbuhkan rasa percaya diri. Mereka belajar bahwa mereka bisa berlatih, berkembang dan mencapai tujuan. Keuntungan lain dalam melakukan aktivitas fisik seperti olahraga adalah mereka belajar memahami kekuatan diri, menerima atau memperkuat kelemahan mereka, menangani kekalahan, memperluas lingkaran pertemanan dan belajar kerjasama. Anda dapat mencaro aktivitas fisik yang mereka senangi, baik itu menari, bela diri, atau bersepeda.

November 14, 2020

Check out other Versions of this Article!
Check out other Versions of this Article!
Welcome to friscaonora.com
Enter your email to sign in or sign up.
or
By clicking a ‘Continue with’ button above, I accept the Terms of Use and I acknowledge that I have read and understand the Privacy Policy.
Forget Your Password?

Most Popular

Newest

Alphabetical

Price (high-low)

Single Use

Apparel

Drinkware

Accessories

Single-Use Alternatives
Phone Case #DearParents
20
5/5
Rp54.500
Rp38.150
Stasher Reusable #DearParents
240
3.7/5
Rp14.500
Rp13.050
Reusable Shopping Bag #DearParents
120
3.5/5
Rp12.000
FinalStraw Collapsible Travel Straw 2.0 #DearParents
52
3.5/5
Rp84.000
Rp42.000
Apparel
Blue T-shirt #DearParents
2
2.5/5
Rp100.000
Rp75.000
Grey T-shirt #DearParents
5
5/5
Rp100.000
Classic Trucker Hat - Large #DearParents
2
1/5
Rp200.000
Rp50.000
Face Mask 2 Pack #DearParents
264
4.5/5
Rp14.000
Rp13.300